DORONG SKILL PEMROGRAMAN MODERN, HIMA-IF UBSI SUKABUMI KUPAS TUNTAS TYPESCRIPT DI WORKSHOP PROJECT IN #2
SUKABUMI, 18 JUNI 2026 – Dalam upaya merespons cepatnya perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan industri rekayasa perangkat lunak saat ini, Himpunan Mahasiswa Informatika (HIMA-IF) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Sukabumi sukses menyelenggarakan workshop pengembangan kapasitas teknis bertajuk PROJECT IN #2. Kegiatan yang mengusung tema "Mengenal TypeScript untuk Pengembangan Aplikasi yang Scalable" ini berlangsung hangat dan interaktif pada Rabu, 17 Juni 2026, bertempat di Aula UBSI SMI (Kampus B Jl.Veteran).
Pelaksanaan workshop ini dilatarbelakangi oleh pentingnya penguasaan tooling serta bahasa pemrograman modern bagi para calon praktisi IT sejak dini. Kegiatan ini secara khusus dirancang sebagai wadah akselerasi skill bagi mahasiswa agar tidak hanya paham teori dasar di ruang perkuliahan, tetapi juga mampu mengimplementasikan logika pemrograman tingkat lanjut dalam proyek nyata.
Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari mahasiswa aktif Program Studi Informatika memenuhi Aula Kampus B Veteran. Suasana kolaboratif semakin terasa dengan hadirnya jajaran delegasi dari berbagai Organisasi Mahasiswa (Ormawa) di lingkungan UBSI Sukabumi, di antaranya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI), serta Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi Akuntansi (HIMASA). Kehadiran lintas organisasi ini menjadi bentuk sinergi positif antar-mahasiswa dalam mendukung kegiatan akademik dan pemfokusan keahlian digital.
Workshop menghadirkan Muhammad Rifaa Siraajuddin Sugandi, selaku perwakilan dari Departemen Intelektual HIMA-IF UBSI Sukabumi, sebagai pemateri utama. Dalam pemaparannya, Rifaa membimbing para peserta menggunakan metode Real Project-Based Learning dan sesi praktik bertahap. Para peserta diajak membedah langsung arsitektur TypeScript, memahami pentingnya fitur static typing untuk mencegah potensi error/bug sejak tahap pengembangan, hingga strategi membangun basis kode (codebase) aplikasi yang rapi, efisien, dan siap dikembangkan dalam skala besar (scalable). Selama sesi berlangsung, peserta juga mendapatkan arahan, mentoring, serta feedback langsung atas kode yang mereka selesaikan.
Di sela-sela pemaparan materi, Muhammad Rifaa menyampaikan harapannya terkait penguasaan teknologi ini bagi mahasiswa. "Saya sangat berharap melalui workshop ini mahasiswa tidak hanya berhenti di teori dasar, tetapi berani mengeksplorasi TypeScript untuk membangun portofolio aplikasi yang scalable dan siap bersaing di industri," ungkap Rifaa.
Pelaksanaan PROJECT IN #2 ini menuai ragam respons positif dan antusiasme tinggi dari para peserta. Danda Anugrah Er Zed, mahasiswa Program Studi Informatika semester 2 yang menjadi salah satu peserta workshop, membagikan pengalaman serta pesannya seusai mengikuti seluruh Rangkaian acara.
"Materi TypeScript yang dibawakan sangat menarik dan betul-betul relevan dengan tren kebutuhan industri teknologi saat ini. Meskipun saya masih duduk di semester dua, pendekatan pemateri yang sistematis lewat praktik langsung (hands-on) membuat logika pemrograman TypeScript yang awalnya terasa rumit jadi jauh lebih gampang dipahami. Sesi feedback-nya juga sangat membantu kami mengoreksi kesalahan penulisan kode secara langsung. Harapan saya, kegiatan PROJECT IN seperti ini bisa terus rutin dilaksanakan oleh HIMA-IF dengan mengangkat topik-topik teknologi pemrograman modern lainnya," ujar Danda dengan penuh semangat.
Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif peserta, seluruh peserta yang menyelesaikan sesi praktik berhak mendapatkan E-Sertifikat serta akses materi pembinaan berkelanjutan. Melalui kesuksesan agenda PROJECT IN #2 ini, HIMA-IF UBSI Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus menjadi wadah pembinaan talenta digital yang responsif, kompetitif, serta mampu mempererat tali silaturahmi antar-organisasi mahasiswa di lingkungan Kampus UBSI Kota Sukabumi.
Suka artikel ini?
Bagikan ke teman-temanmu!
